Negosiasi Uang Jajan
Edo : “Assalamu’alaikum, bu.”
Ibu : “Wa’alaikumsalam.”
Edo : “Bu, boleh tak kalau uang jajan minggu ni nambah jadi Rp500.000?.”
Ibu : “Kenapa nak?.”
Edo : “Minggu ni banyak betul bayar iuran. Kayak uang angkatan, kelas, banyak lah”
Ibu : “Tapi tak kebanyakan ya segitu?.”
Edo : “Tak lah.”
Ibu : “Pokoknya tak ada tambah tambah uang jajan!”
Edo : “Kenapa bu.?”
Ibu : “Ibu rasa uang Rp300.000 dah cukup untuk seminggu.”
Edo : “Macam mana kalau tambah jadi Rp450.000 aja?.”
Ibu : “Ibu rassa masih banyak tu.”
Edo : “Dah pas tu bu.”
Ibu : “Memang bayar kayak gitu habis berapa?.”
Edo : “Uang angkatan Rp50.000, uang kelas Rp25.000.”
Ibu : “Kan tak ssampai Rp450.000.”
Edo : “Kalau tambah jadi Rp400.000 aja macam mana bu?.”
Ibu : “Ya lah, ibu rasa pas dah tu.”
Edo : “Jadi uang jajan minggu ni tambah jadi Rp400.00 ya.”
Ibu: “Iya.”
Edo : “Makasih bu.”
Ibu : “Baik-baik belajar disana ya.”
Edo : “Oke.”
Ibu : “Assalmu’alaikum.”
Edo : “Wa’alaikumsalam.”



