You dont have javascript enabled! Please enable it!

Teks Negosiasi Izin Bermain Ice Skating – Divia Zahra

Suatu hari di saat libur sekolah, Vira sedang berguling-guling di atas kasurnya karena bosan.

 

*Ting

________________________________________________________________

Ceaa

Ra

Libur nih, ayo main!

Ayo!!

Main ke mana?

Udah lama gak main ice skating lagi, mau gak?

Mauu

Izin ke Bunda dulu ya

Oke

________________________________________________________________

Vira pun keluar kamar menemui Bundanya untuk meminta izin.

 

Vira: “Bun, Vira mau main ice skating sama Cea boleh gak?”

Bunda: “Ice skating lagi?”

Vira: “Hum!! Boleh ya??”

Bunda: “No”

Vira: “No? Whyy?”

Bunda: “Gak inget kamu pernah jatuh sampai bahu kanan kamu cedera?”

Vira: “Kan dulu… sekarang udah sembuh kok. Boleh ya?? Vira bosen di rumah mulu. lagian kan main ice skating bisa melatih kekuatan otot kaki. Besok tuh pas masuk sekolah, mapel PJOK nya ada bab lari.”

Bunda: “main yang lain aja kenapa sih? Timezone gitu? kan ada tuh game yang bikin kaki gerak. Biasanya juga kalau sama Cea kamu mainnya itu”

Vira: “Timezone terus bosan. Lagian kan itu aku jatuhnya pas baru pertama kali main, sekarang mah udah bisa,”

Bunda: ”Kesepakatan kita dulu apa? Bunda izinin main ice skating kalau mainnya sama Asa, kan?”

Vira: “Kalau ada Asa boleh?”

Bunda: “Boleh, biar dia bisa jagain kamu”

Vira: “Nanti aku ajak Asa juga gimana? Boleh kan main ice skating sama Cea?”

Bunda: “Iya boleh. Hati-hati tapi ya.”

Vira: “Yeyy makasii Bunnn”

 

Setelah mendapatkan izin dari Sang Bunda, Vira segera menghubungi Cea dan Asa untuk mengajaknya juga.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Alert: Content selection is disabled!!