Sungguh lama Ahmad sudah mengiginkan hp,Sudah sering Ahmad meminta dengan Ayah namun selalu di tolak,Ahmad pun minta tolong dengan Ibunya namun juga di tolak dan minggu depannya Ahmad meminta dengan Ayah dengan serius bahwa dia sangat membutuhkan hp
Ahmad:”Yah,Ahmad sangat butuh hp nih.Jadi tolong belikkan Yah?”tanya Ahmed ke Ayah nya
Ayah:”Ayah belum punya uang untik belik hp kamu,Lagi pula kan udah ada telepon rumah” Kata Ayah sambil duduk di kursi nya
Ahmad:”Tapi yah…. teman-teman Aku udah pada punya hp semua, Mereka dapat dengan mudah menelepon orang tua mereka saat terpaksa pulang telat”
Ayah:”Yah kalau gitu kamu jangan pulang telat” Kata Ayah Sambil meminum kopinya.
Ahmad hampir ingin Menangis.
Ahmad:”Tak hanya itu,Yah….. Aku iri dengan teman-temanku yang dapat dengan mudah mengunduh materi pembelajaran,mengirim tugas,sampai mereka dapat nelpon bareng 7 orang atau lebih,”Ujar Ahmad.
Mendengar penjelasan Ahmad , Ayah langung membuka kaca matanya dan menatap Ahmed dengan tatapan lembut
Ayah:”Emang sebegitu pentingnya hp dengan mu Ahmad?”
Ahmad pun terdiam sambil tersenyum sedikit demi sedikit
Ahmad:“Iya Yah. Apalagi guru-guru sering menyuruh kami untuk mengirim tugas ke grup whatshaap atau mengunggah tugas di google clasroom.
Kalau aku punya handphone kan enak, bisa diskusi bareng teman-teman sekaligus dapat mengakses internet melalui hp.”
Ayah:”hmm….Ayah akan membelikkan kamu hp asal…..
Ahmad:”Asal apa yah ?,Tanya Ahmad tidak sabar
Ayah:”Asal kamu rajin belajar dan mendapatkan juara 10 besar dan meggunakan hp dengan hal-hal yang baik
Ahmad:”Aku janji Yah”,sambil memeluk Ayahnya.



