You dont have javascript enabled! Please enable it!

Teks Negoisasi Pengumpulan Tugas Kimia – M. Naufal Hilmy

Pada suatu hari rabu yang cerah, kegiatan sekolah berlangsung seperti biasa, tanpa kendala sedikit pun. Dan di suatu ruangan tepatnya kelas kimia, murid kelas X IPA 1 sedang belajar kimia bersama guru mereka.

Guru : Oke anak-anak, apakah semuanya sudah paham?

Semua murid : SUDAAHHH PAKK!!!

Guru : Baiklah kalau sudah paham semua langsung bapak kasih tugas ya.

Semua murid : *terdiam*

Dengan cepat, sang guru langsung menuliskan 6 soal kimia di papan tulis, tidak berhenti disitu sang guru juga menuliskan 3 soal tambahan sebagai PR untuk para murid.

Guru : Baik, segera dikerjakan ya anak-anak, untuk 6 soal pertama ini silahkan kerjakan dan kumpulkan hari ini juga. Sedangkan 3 soal yang disana silahkan kalian kerjakan di asrama besok sore wajib dikumpulkan ke saya.

Semua murid : HAAA…

Nopal : Pak ga bisa ditambah lagi waktunya tuh? soalnya walaupun hanya 3 soal tapi beranak loh pak.

Guru : Loh kan tadi katanya sudah paham, harusnya kalian bisa selesaikan dengan cepat, lagi pula kalau saya kasih waktu terlalu lama, nanti kalian malah malas-malasan dan menunda-nunda tugasnya.

Nopal : Tapi pak, kan sore ini dan sore besok kami juga ada kegiatan pak, malam juga ada pengajian. Ga mungkin sempat pak.

Guru : Kan kalian pengajian hanya dari setelah sholat maghrib hingga sholat isya, setelah sholat isya seharusnya kalian luang. Bisa itu kalian kerjakan.

Nopal : Tapi pak…

Nopal terdiam, tidak tahu mau mengatakan apa lagi, ia takut kata-katanya di sanggah lagi oleh sang guru.

Haziq : *berbisik kepada Hekal* Kal.. kal.. coba minta surat rekomendasi dispensasi laptop, kan tugas kita udah banyak ditambah ini, harusnya dibolehin itu.

Hekal : Ide bagus

Hekal : *mengangkat tangan* Pak boleh ga kami minta surat rekomendasi dispensasi laptop, tugas kami sudah cukup banyak pak.

Guru : Loh? Untuk apa dispensasi laptop, kan soalnya mudah-mudah ini, kalian ga perlu melihat internet.

Fadli : Tapi pak, soalnya lebih bervariasi disbanding contoh yang bapak berikan tadi, kami butuh melihat penjelasan di internet pak.

Guru : Astagaa… gimana sih kalian ini tadi katanya sudah paham, sekarang bilangnya tidak paham. Lihat saja catatan kalian, pasti kalian mengerti cara mengerjakannya.

Hekal : Soal PR itu okelah pak, tapi tugas yang sekarang ini. Itu 6 soal tapi waktu jam pelajaran kita tinggal sedikit pak, ga mungkin sempat.

Guru : Makanya jangan ngeluh terus, coba kalian kerjakan dari tadi pasti sudah selesai. Sekarang cepat kerjakan!

Semua murid hanya terdiam tak dapat berkata-kata lagi, semua berusaha mengerjakan soal dengan waktu yang tersisa.

 

1 Comment

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Alert: Content selection is disabled!!