MEROKOK
pada suatu hari di siang hari yang sangat panas,torik sedang mengisap rokonya di warung dengan kopi hitam di sampinya dan juga sebungkus roti,dan kemudian datanglah ahmed yang menghampirinya.
Ahmed:”ehh ada torik.”
Thorik:”ehh.. iya kebetulan ni”
Ahmed:”kau lagi ngapai di sini ?”
Thorik:”yaa aku sedang menikmati hidup ku lahh”
Ahmed:” ahh yang benerr”
Thorik:” iyaa laa tidak seperti kau yang hanya focus pada dunia pendidikan”
Ahmed:”bukan hanya focus pada dunia pendidikan tapi aku mau masa depanku menjadi cerah”
Thorik:”emangnya kau bisa menjamin masa depan kau cerah?”
Ahmed:”bukan bisa menjamin, tapi dengan belajar itu merupakan tahap awal menuju masa depan yang cerah”
Thorik:”yaa terserah kau aja”
Ahmed:” btw kamu ngroko udah berapa lama?”
Thorik:” emangnya kenapa kamu bertanye seperti itu?”
Ahmed:” ya aku penasan saja”
Thorik:” aku meroko udh 3 tahun lebih”
Ahmed:” oo, emangnya kau meroko satu hari bisa habis berapa bungkus”
Thorik:”yaa kira kira 3 bungkus la sehari”
Ahmed:”berapa emg harganya?
Thorik:” 30 ribuan aja”
Ahmed:” wahh murah bangett”
Thorik:”namanya juga sampoerna”
Ahmed:” gini-gini, kalau kau merokok 1 hari 3 bungkus Rp.90,000 kalau 3 tahun berarti Rp. 32.850.000”
Thorik:” yaa truss?”
Ahmed:” coba aja duitnya di tabung pasti kau sudah bisa memiliki motor aerok”
Thorik:” jadi kalau aku gak meroko aku bisa beli motor aerok?”
Ahmed:” iyaa laa”
Thorik:” truss kenapa sekarang kau gak punya motor aerok, kan kau gak merokok”
Ahmed:”terhening ”



