Lily si Pesulap
Disebuah sekolah khususny di kelas IX A, ada sebuah percakapan mengenai pesulap yang Yeri, Lia, Gisel dan lily tonton tadi malam, Yeri berniat untuk mempelajari sulap penghilang barang tersebut, ia mengajak teman – temannya untuk ikut belajar dan mencari caranya agar bisa.
Lily : “Yeri, pinjam pensil, dong.”
Yeri : “Pensil aku semalam bukannya belum kamu kembalikan? Penghapusku juga belum kamu kembalikan.”
Lily : “Semalam aku pinjamkan pada Lisa, karena dia lupa membawa pensil.”
Yeri : “Tapi itukan pensilku, kenapa kamu tidak bertanya dulu kepadaku?”
Lily : “Semalam aku merasa kasihan kepada Lisa.”
Yeri : “Baiklah, ini.”
Ketika sedang perjalanan saat pulang sekolah.
Gisel : “Yeri, jadi tidak kamu ingin belajar sulap?”
Lia : “Iya, jadi tidak kita mencari buku untuk belajar sulap?”
Yeri : “Tidak jadi, aku ingin belajar sulap kepada Lily saja.”
Lia : “loh, Lily kamu pandai sulap?”
Lily : “Tidak, aku tidak pandai.”
Yeri : “Ah, jangan bohong, bukannya kamu pandai sulap menghilangkan barang ya?”
Lily : “Tidak, aku tidak bisa, memangnya kapan aku pernah sulap?”
Yeri : “Semalam, kamu melakukannya pada pensil dan penghapusku.”


