Nama : Adelia Latifah Mawardani
Kelas : X IPA 2
Tugas : Teks Eksposisi
Judul : Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental
Pernahkah kamu berpikir bahwa menjaga kesahatan mental perlu dilakukan sejak dini? Anak yang memiliki mental yang baik memiliki kepercayaan diri yang tinggi juga dapat berinteraksi dengan baik pada lingkungan sekitarnya. Hal ini berbeda dengan anak yang memiliki gangguan pada kesehatan mentalnya. Anak yang memiliki gangguan pada kesehatan mental tidak memiliki kepercayaan diri yang besar sehingga mereka akan sulit berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Sebelum itu, apa kamu tahu perbedaan mental dan psikis? Psikis berhubungan dengan kondisi keadaan jiwa seseorang, maka mental berhubungan dengan kondisi keadaan pikiran seseorang. Menjaga kesehatan mental perlu dilakukan karena, seseorang dengan mental sehat akan berpengaruh pula pada kondisi fisik juga kualitas hidup. Ketika seseorang sejahtera secara psikologis, sosial maupun emosional, maka bisa dikatakan bahwa individu tersebut memiliki mental yang sehat. Mental yang sehat juga merupakan cikal bakal bagi diri kita untuk terus berkembang.
Namun, kesehatan mental jarang menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah. Terbukti dengan 1 dari 3 remaja berusia 10-17 tahun di Indonesia memiliki masalah kesehatan mental. Salah satu penyebab penyakit mental adalah bullying dan korban broken home. Bullying marak terjadi di sekolah sekolah dan menyerang remaja membuat banyak korban bullying menjadi depresi dan memiliki penyakit mental lainnya. Sedangkan korban broken home yang sering mendapatkan kekerasan dan menyaksikan pertengkaran juga kemungkinan besar akan mengalami masalah pada mentalnya. Penyakit mental terbagi menjadi dua, yaitu penyakit mental psikotik dan yang kedua penyakit mental non psikotik.
Pertama penyakit mental psikotik, yaitu penyakit mental yang menyerang seseorang dan menyebabkan orang tersebut sulit membedakan realita dimana individu tersebut akan merasakan halusinasi dan delusi. Beberapa penyakit mental psikotik contohnya gangguan bipolar, depresi berat dengan gejala psikotik, gangguan waham dan juga skizofrenia. Penderita bipolar akan mengalami perubahan yang drastis pada suasana hatinya. Berdasarkan data World Health Organization di tahun 2017, ada sekitar empat puluh lima juta orang di seluruh dunia yang menderita gangguan bipolar. Gangguan ini merupakan salah satu penyebab utama cacat dan kematian akibat bunuh diri di seluruh dunia.
Kedua penyakit mental non psikotik, yaitu penyakit mental yang dipicu oleh stress dan juga trauma. Penderita penyakit mental non psikotik akan mengalami gangguan realita dimana mereka memiliki pola pikir yang tidak seharusnya dimiliki. Contoh dari penyakit mental non psikotik ini misalnya depresi, gangguan kepribadian antisosial, gangguan kecemasan umum, serangan panik, fobia, dan juga Obsessive-Compulsive Disorder (OCD). Penderita depresi biasanya merasakan perasaan takut atau rasa bersalah yang besar hingga membuat mereka melakukan hal hal yang tidak seharusnya mereka lakukan seperti contohnya cutting atau tindakan menyakiti diri sendiri agar mereka dapat merasakan ketenangan. Umumnya dengan menyayat tangan atau self harm.
Menjaga kesehatan mental memiliki banyak sekali manfaat. Manfaat-manfaat yang dapat diambil dari menjaga kesehatan mental yaitu, mampu menyikapi masalah dengan baik, mampu berinteraksi dengan baik, mendorong untuk memiliki tubuh yang sehat, membantu meningkatkan konsentrasi, dan membantu menghadapi tantangan keseharian. Untuk mencegah semakin banyaknya kasus masalah pada kesehatan mental terutama pada remaja, setiap masyarakat diharapkan dapat menghindari masalah yang dapat meyebabkan masalah pada kesehatan mental. Pentingnya edukasi sejak dini tentang menjaga kesehatan mental dapat membantu masyarakat terutama remaja untuk selalu menjaga kesehatan mental mereka.
Menurut sebagian sumber, beberapa tanda depresi yaitu putus asa, tidak berenergi, sulit tidur dan gelisah, tidak merasa bahagia, sulit berkonsentrasi, perasaan hampa, berlangsung lebih dari dua minggu. Edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mental sangat penting dilakukan untuk mencegah semakin banyaknya kasus gangguan kesehatan mental di Indonesia. Dengan demikian, masyarakat dapat membantu mengurangi kasus gangguan kesehatan mental di Indonesia. Pemerintah juga di harapkan dapat memperhatikan kasus kasus gangguan kesehatan mental yang terjadi di Indonesia.




