Nasi dikonsumsi Masyarakat Indonesia sebagai makanan pokok. Dengan banyaknya Masyarakat indonesia yang mengonsumsi nasi, menciptakan Indonesia Krisis beras secara terus-menurus. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan mencari alternatif lain seperti singkong. Singkong juga bisa diolah menjadi nasi dan bahan baku lainnya. Indonesia menjadi negara penghasil singkong terbesar di dunia. Terlepas dari itu singkong juga bisa mengalami kelangkaan jika harga pupuk singkong mengalami kenaikan, yang akan menjadi permasalahan dari petani singkong. Harga pupuk yang semakin meningkat membuat petani kesulitan dalam memproduksi singkong.
Singkong merupakan salah satu makanan pokok yang juga sering dikonsumsi Masyarakat Indonesia. Singkong memiliki harga pasar yang murah ketimbang bahan pangan lainnya. Karbohidrat yang dimiliki singkong sama dengan karbohidrat yang dimiliki nasi. Rasa dan tekstur singkong berbeda dengan nasi yang memerlukan penyesuaian dalam mengolahnya. Tekstur singkong yang lebih padat dan berserat dapat mempengaruhi bagaimana singkong diterima dalam hidangan yang biasa menggunakan nasi. Masyarakat Indonesia memiliki banyak solusi untuk mengolah singkong yang baik. Dengan ide-ide mereka banyak makanan yang terbuat dari singkong yang tentunya sangat berkualitas.
Singkong merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan tahan terhadapat kekeringan. Batang singkong yang banyak dijumpai, biasa dijadikan awal dari pertumbuhan singkong. Batang singkong yang sudah ditanam ditanah akan memunculkan tunas. Singkong yang sudah ditanam akan mengalami pertumbuhan yang baik jika curah hujan saat itu setara dengan kebutuhan singkong. Biasanya para petani memanen singkong sekitar 6-8 bulan untuk singkong varietas ganjah dan umur 9-12 bulan untuk varietas dalam. Singkong yang sudah dipanen dapat diolah menjadi berbagai makana seperti kerupuk singkong, gorengan maupun lainnya. Selain itu, singkong juga bisa diproduksi menjadi nasi yang dinamai produknya dengan sego singkong.
Banyak olahan yang bisa diproduksi dari singkong, tetapi belum banyak diketahui kandungan di dalamnya. Singkong mengandung sumber mineral yang cukup banyak seperti kalsium, fosfor, mangan, zat besi, dan kalium. Kandungan yang paling penting adalah karbohidrat yang wajib ada pada makanan pokok. Karbohidrat yang terkandung di dalam singkong sebanyak 38-40 gram. Fungsi utama pada karbohidrat sebagai sumber energi bagi tubuh yang akan membantu kita untuk melakukan aktivitas lainnya dengan kuat. Dengan banyaknya kandungan, singkong juga memiliki tantangan. Singkong yang mentah sangat berbahaya untuk dikonsumsi karena terdapat senyawa beracun seperti sianida di dalamnya. Singkong wajib di olah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi untuk bisa mendapat kandungan yang ada di dalam singkong.
Singkong memiliki banyak kandungan mineral maupun protein. Dengan begitu singkong sudah bisa di kategorikan untuk memberi manfaat pada bidang Kesehatan. Kandungan kalori yang cukup tinggi pada singkong bisa mendapatkan energi ekstra untuk menjalani aktifitas sehari-hari. Selain kalori, singkong memiliki karbohidrat yang tinggi yang bisa di gunakan untuk menjaga Kesehatan saluran pencernaan, mengurangi peradangan, dan mengendalikan kadar gula darah. Manfaat singkong lainnya, berupa kandungan vitamin a dan vitamin c dalam singkong yang berupaya untuk mencegah penyakit jantung, melindungi tubuh dari radikal bebas, hingga mengatasi kerutan di wajah. Tidak hanya vitamin, singkong juga memiliki beta-karotin yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Orang yang memiliki penyakit diabetes juga bisa mengonsumsi singkong, karena singkong memiliki kadar gula yang rendah dan aman untuk dikonsumsi.
Terlepas dari masalah krisis nasi, singkong bisa menjadi alternatif utama untuk menggantikan nasi sebagai makanan pokok yang lebih efektif. Dengan bantuan tanah yang subur dan harga pasar pupuk murah, tidak akan menghalangi produksi singkong yang melimpah. Singkong juga sangat mudah di temukan jika kita mengalami krisis nasi. Selain itu, singkong juga kaya akan serat, vitamin, folat, dan mineral. Paling utama, kelebihan singkong sebagai pengganti nasi terletak pada karbohidratnya tinggi. Karbohidrat sangat berpengaruh pada tubuh yang sering melakukan banyak aktifitas. Keunggulan lain yang dimiliki singkong adalah pertumbuhannya yang sangat mudah di berbagai tanah dan iklim. Kondisi iklim bagus sangat membantu petani dalam memproduksi singkong secara melimpah.
Banyak keutamaan singkong yang tidak bisa menutupi kekurangannya. Jika iklim tidak bisa menyetarakan dengan kebutuhan singkong, maka singkong tidak bisa diproduksi. Iklim sangat berpengaruh dalam memproduksi singkong yang banyak. Pupuk singkong juga sebagai bahan untuk membantu dalam perkembangan singkong yang baik. Sebegitu beruntungnya Indonesia yang memiliki iklim tropis menjadi sangat berpengaruh dengan pertumbuhan singkong. Masyarakat yang mengonsumsi singkong perlu mengingat bahwa singkong harus diolah sebelum dikonsumsi, jika tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Banyak keunggulan yang sudah kita ketahui dalam singkong, dengan begitu singkong terbukti sangat layak untuk dijadikan alternatif makanan pokok



